Kali ini biarkan aku bercerita
tentang ilalang,..
Ditanah liar
ini aku lahir sebagai ilalang, berdiri tegak dihamparan kering ladang liar,
dibawah sinar matahari yg membuatku semakin tegar. Aku terkenal sebagai tanaman
gulma, kehadiranku selalu tak diharapkan, tumbuh luas ditanah liar, meski
demikian setidaknya aku lebih terhormat dibandingkan tanaman parasit, yg
hidupnya hanya menempel pada pohon yg kuat.
Aku tak
pernah menyesal terlahir sebagai ilalang, karena Aku berdiri kokoh diatas akarku sendiri, aku
akan terus tumbuh dimanapun akarku berpijak, asal bukan ditanah bebatuan dan
becek tertutup dedaunan. Aku selalu menari riang ketika angin berhembus
kepadaku, bukan angin yg sekedarnya tp memang angin yang kehadiranya aku
inginkan. tak peduli kemanapun dia mengajakku, kekanan atau kekiri, karena
dengan itu aku bisa menyebarkan serbuk sariku dan memperluas spesiesku.
Aku tak
akan mati meski kau injak, dengan cepat atau lambat aku akan berdiri, tergantung
seberapa rusak tubuhku. Tapi, aku akan terluka jika kau menghempaskan pisau ke
tubuhku, lalu aku tak akan terlihat kokoh menjulang tinggi lagi. Tapi aku akan
tetap setia ditanah ini selama akarku masih berpijak didalam tanah liar, dan
selama matahari masih bersedia menyinariku untuk tetap tumbuh kembali.
SNH”
SNH”
